Termasukkasus penganiayaan yang menebas korbannya dengan senjata tajam," kata Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Edy Shabara saat dikonfirmasi, Sabtu (6/2/2021). Edy menerangkan, penangkapan terhadap keduanya berbeda lokasi. Sehingga dari pengembangan itu juga petugas juga mengamankan seorang wanita, Hasmawati alias Asma (35) yang diduga - Seorang pria asal Pitu Riase, Sidrap, Sulsel diamankan polisi karena melakukan penipuan lowongan kerja. Pelaku adalah Renaldi, 22. Dia diduga melakukan tindak pidana manipulasi data dan penipuan media elektronik. Kanit Resmob Polda Sulsel Kompol Dharma Negara menjelaskan, sebenarnya ada dua pelaku, salah satunya adalah Aswanda. KanitResmob Polda Sulsel, AKP Mochammad Yunus mengatakan, pelaku telah 15 kali melancarkan aksinya di berbagai tempat. Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Mochammad Yunus mengatakan, pelaku telah 15 kali melancarkan aksinya di berbagai tempat. Kamis, 25 November 2021; Cari. Network. Tribunnews.com; Makassar- . Buronan mafia tanah di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) inisial RAH (58) ditangkap Resmob Polda Sulsel di Jakarta. Pelaku diamankan atas tuduhan tindak pidana penipuan dan penggelapan karena menjual tanah milik negara senilai Rp 15 milliar. "Iya, pelaku sudah ditahan di rutan," kata Kanit Resmob Polda Sulsel Kompol Dharma Negara saat dikonfirmasi, Jumat (5/8/2022). MQTad. MAKASSAR - Tiga juru parkir pembobol brangkas Apotek Kimia Farma di Jl Hertasning, Kecamatan Rappicini, Makassar, ditangkap. Ketiganya, Riki Ahmad alias Dedi 22, AR 17 dan AM 17. Para pelaku ditangkap Tim Resmob Polda Sulsel yang dipimpin Kanit Kompol Dharma Negara dan Panit 1 Iptu Sunardi. Kompol Dharma menjelaskan, aksi pembobolan brangkas dilakukan pelaku pada Jumat 23 Agustus, pekan lalu. Saat itu, pegawai apotek menyimpan ponsel dan uang tunai di brangkas tepatnya di bawah meja kasir apotek. "Namun keesokan harinya korban datang, Hp beserta uang tunai sudah tidak ada dengan kondisi berangkas rusak," ujar Kompol Dharma kepada tribun, Minggu 28/8/2022 malam. Atas kejadian itu, korban pun melapor ke Polsek Rappicini. Tim Resmob Polda Sulsel yang turut menerima salinan laporan itu, pun bergerak. Alhasil, ketiga pelaku ditangkap di tiga lokasi berbeda; Jl Karunrung, Jl Hertasning Baru dan Jl Daeng Irate. Satu diantara tiga pelaku, Dedi terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas petugas karena dianggap melawan saat hendak diringkus. "Yang bersangkutan Dedi melakukan perlawan dan berusaha melarikan diri sehingga anggota melakukan tembakan peringatan sebanyak tiga kali ke udara namun tidak diindahkan," ujar Dharma. "Sehingga, anggota melakukan tindakan tegas dan terukur yang kemudian mengenai kaki betis sebelah kanan terduga pelaku," sambungnya. Dedi yang tersungkur pun dilarikan ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis. Setelah itu, dua pelaku lainnya AM dan AR, pun berhasil ditangkap beserta barang bukti uang tunai Rp 1,4 juta dan dua ponsel berbeda. Dari catatan kepolisian, kata Dharma, ketiga pelaku juga merupakan residivis pencurian alias pernah menjalani kurungan penjara kasus yang sama.* MAKASSAR, - Polisi membekuk seorang pemuda bernama Asrul 23 yang merupakan pelaku pencurian berbagai modus. Pria pengangguran itu dibekuk di lokasi persembunyiannya di Jalan KS Tubun, Kota Makassar, Sulawesi Selatan Sulsel, pada Minggu 21/5/2023. Modus aksi pencurian yang dilakukan Asrul dengan cara menjebak salah seorang muncikari prostitusi online. Dua buah handphone HP pun dibawa kabur. Selain handphone, Asrul juga ternyata dilaporkan dalam kasus pencurian kendaraan bermotor atau curanmor. Baca juga Motif Pria Lempar Kepala Anak Tiri dengan Sikat WC, Tuduh Korban Hendak Curi HP Kanit Resmob Ditreskrimum Polda Sulsel Kompol Dharma P Negara mengatakan, kendaraan bermotor yang dicuri Asrul ternyata milik rekannya sendiri berinisial MI 24. "Dari keterangan pelaku motor yang dia curi itu motor temannya sendiri saat dia pelaku sedang nginap di rumahnya korban di Kabupaten Gowa," kata Dharma kepada Senin 22/5/2023.Dari hasil interogasi pihaknya, pelaku juga mengakui telah melakukan aksi pencurian dua buah handphone yang korbannya merupakan seorang muncikari prostitusi online di kawasan Jalan Gunung Batu Putih, Kota Makassar, Sulsel. "Jadi modus awalnya itu pelaku memesan perempuan melalui aplikasi MiChat. Lalu sesampainya di tempat yang telah disepakati, pelaku menemui muncikari tersebut dengan beralasan dirinya dijebak oleh muncikari," ungkap Dharma. Di situ, Asrul lalu mengambil handphone muncikari tersebut lalu kabur. Dua handphone milik sang muncikari itu kemudian di jual Asrul melalui online. Setelah ditelurusi, Asrul ini merupakan residivis dengan kasus yang sama dan telah menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Lapas. "Pelaku merupakan residivis pelaku pencurian motor dan pernah menjalani hukuman di Lapas Kelas 1A Makassar dan Lapas Kelas 2B di Watampone dengan tindak pidana pencurian dengan kekerasan curas," pungkasnya. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Foto Ilustrasi Begal Melawan Polisi MAKASSAR, RAKYATSULSEL - Melawan saat hendak diamankan, dua begal di Makassar diberi hadiah timah panas oleh Polisi. Kanit Resmob Ditreskrimum Polda Sulsel Kompol Dharma Negara mengatakan, kedua pelaku itu berinisial IY 19 dan MF 22, merupakan warga Kecamatan Tamalate. Mereka ditangkap Tim Resmob Polda Sulsel di Jalan Mawas, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar pada Jumat 27/8/2023 kemarin, sekitar pukul Wita. Dikatakan Dharma, kedua pelaku ditangkap berdasarkan laporan Polisi nomor LP/B/381/V/2023/SPKT/POLSEK TAMALATE/POLRESTABES MAKASSAR/POLDA SULSEL. "Jadi kedua pelaku itu ditangkap di tempat persembunyiannya di Jalan Mawas, Jumat kemarin," ujar Dharma kepada Sabtu 27/5/2023 malam. Dharma menyebut, dalam melancarkan aksi jahatnya, kedua pelaku masing-masing memiliki peran yang berbeda. IY bertindak sebagai eksekutor, sementara MF bertindak sebagai joki motor. Diceritakan Dharma, beberapa waktu lalu, kedua pelaku melancarkan aksinya terhadap seorang pengendara motor. Saat itu, korban menaruh HP miliknya di dasbor motornya. Pelaku yang melihat itu tiba-tiba mendatangi korban dan langsung merampas HP korban lalu kabur. "Korban berusaha mengejar pelaku, namun terjatuh di tengah jalan dan mengalami sejumlah luka di bagian lutut, kaki memar, juga luka pada tangan. Sehingga korban harus dirawat di rumah sakit," terangnya. Berdasarkan hasil interogasi, kedua pelaku juga mengakui sudah beberapa kali melakukan aksi pencurian disertai kekerasan di Kota Makassar. Dimana, kedua pelaku mengancam korban jika berusaha melawan. Selain itu, IY dan MF juga mengakui pernah melakukan pencurian di Jalan Baji Gau pada April 2023 lalu. "Pelaku saat itu berhasil merampas satu unit HP yang berada di dashboard motor korban," terangnya. Laman 1 2