Memangkelihatan klise, di tengah tengah banyaknya produk lensa yang telah dibuat auto tetapi masih menggunakan lensa manual. Bukan tidak suka menggunakan lensa auto, tetapi ada beberapa alasan pribadi saya masih menggunakan lensa manual. 1. Harga murah Inilah alasan utama saya masih menggunakan lensa manual. Murah. Lensa manual bisa didapatkan dengan harga 2 sampai 5 kali lebih murah daripada harga lensa auto. Untukmenghindari efek goncangan/getaran maka kita harus memahami cara menggunakan kamera digital kita. Tips pertama, kita perlu belajar bagaimana cara memegang kamera dengan benar: Gunakan kedua tangan, yang satu di sekitar tubuh dan yang satu lagi di sekitar lensa, kemudian peganglah kamera dekat dengan tubuh. Posisi seperti orang sedang menembak. Pasanglensa pada tempatnya dengan penyangga lensaometer. Tentukan nilai bola lensa. Putar sumbu dan kenop fokus hingga garis tipis di jendela bidik sejajar dan fokus. Baca pengukuran pada kenop fokus untuk mendapatkan nilai bola untuk lensa. Lensometer manual biasanya mengukur nilai ke kuartal terdekat. Ukur nilai silinder lensa. Metode2Memasukkan Rol Film. 1. Pilih stok film. Rol film yang dimasukkan ke dalam kamera 35 mm dinamakan stok film. Karena kamera 35 mm menggunakan rol film untuk mengambil gambar, Anda dapat memilih stok film dengan berbagai warna dan gaya untuk menambah tampilan foto Anda. Manualmode atau AP/Tav, pada lensa manual model yang bisa dipakai jumlahnya terbatas. Sehingga besar kemungkinan Mode Scene dan lain sebagainya tida dapat digunakan pada lensa manual. Rentan flare (hasil foto silau maupun putih berkabut), hal tersebut dikarenakan sifat sensor yang dimiliki oleh lensa manual. Penyebab munculnya flare adalah lantaran pada situasi tertentu pengambilan gambar menentang arah datangnya cahaya matahari. Salahsatu pengetahuan dasar yang diwajibkan bagi pemula adalah belajar cara menggunakan fokus pada lensa baik secara auto maupun manual. Coba Anda perhatikan lensa kamera Anda, di situ ada tombol kecil untuk menggeser mode fokus yang biasa ditandai dengan kode "AF dan MF". AF adalah Auto Focus sedangkan MF adalah Manual Focus. Secara umum semua lensa standar yang dipaketkan pada kamera memiliki dua mode fokus di atas. Caramerawat lensa kamera yang satu ini sangat wajib untuk diperhatikan, karena tidak boleh sembarangan dalam mengelap lensa kamera. Baca juga : Tips Memilih Lensa Kamera Sesuai Kebutuhan. 3. Perhatikan Tombol AF dan VR. Salah satu cara merawat lensa kamera yang wajib dilakukan oleh para pemilik kamera adalah selalu memperhatikan tombol AF dan VR. Namunsebelum Anda mulai menggunakan 7 Artisans pada mirrorless Anda, kami ada satu tips yang cukup sederhana tapi sangat sering dilupakan oleh pengguna pertama kali lensa ini, yaitu: "Cara Memasang Lensa Manual pada Mirrorless". Mari memasang lensa 7 Artisans ke mirrorless Anda! Vz3SsH. Sejak saya pertama kali pergunakan lensa manual saya menjadi ketagihan’ dengan fotografi tampa autofokus. Dan dari lensa manual kan gak jauh ke lensa tua…Ngefoto & ngefokus secara manual sangat berdampak positif bagi fotografi saya. Bahkan bisa dibilang bahwa pendekatan saya terhadap fotografi beruah bisa baca lebih lanjut pada artikel ini ma’af Bh. Inggris saja How manual-focus & vintage lenses made me a better gabung dengan gerakan SLOW FOTOGRAFIBergabunglah di gerakan SLOW FOTOGRAFI dan jadilah bagian dari komunitas fotografer yang ingin membuat dunia fotografi menjadi wadah yang lebih baik! SLOW FOTOGRAFIJadilah anggota SLOW FOTOGRAFIBerikut ini terdapat berbagai artikel seputar dunia manual fokus lens & lensa tuaSilahkan lihat jugaPada artikel ini saya ceritakan mengenai petualangan saya dengan lensa modif Helios 44-2 serta menunjukan beberapa foto dari seri fotografi fine-art’ menunjukan keindahan budaya Bali – khususnya patung dan figur-figur yang khas Bali. Difoto dengan lensa tua modif HELIOS 44-2Pada artikel ini saya mau tunjukan beberapa foto iseng yang ku ambil sesaat ke pantain dengan putri saya dan dengan lensa favorit ku HELIOS fotografi dengan lensa tua Helios 44-2 di Harbin pas musim dingin? Aku suka bangat. Tapi silakan lihat dengan grafiti menjadi satu pusat street-art di Indonesia. Para seniman menciptakan berbagai murals yang beranekaragam dan sangat bagus dipandang. Silakan lihat kisahnya DOMINIK menjadi SLOW PHOTOGRAPHER di kota AMSTERDAM. Dan kenapa DOMINIK berbendapat bahwa Amsterdam adalah kota paling indah di dengan saya di MEDIA SOSIAL Cara Menggunakan Manual Fokus – Bukan hal yang salah jika kita belajar mengetahui cara menggunakan manual fokus pada kamera DSLR, meski saat ini sudah ada teknologi autofokus. Bukan tanpa alasan mengingat manual fokus dalam aktivitas fotografi memang diperlukan, apalagi saat kita tengah berburu obyek foto yang justru titik fokus dari mode autofokus malah terbidik tak jelas. Oleh karena alasan itulah maka cara menggunakan manual fokus menjadi salah satu pilihan alternatif penolong terbaik. Di samping itu, jika kita telisik lebih dalam lagi, tampaknya dengan memanfaatkan manual fokus ini pun juga bisa dijadikan sebagai langkah sobat untuk mengasah kemampuan fotografi sehingga tak hanya bergantung pada fitur autofokus saja. Tentu saja, mengingat penting untuk dipahami maka kali ini DIYKamera pun akan berbagi tutorial mengenai cara menggunakan manual kita jauh mengulas bagaimana cara menggunakan manual fokus, perlu diketahui kapan waktu yang tepat mengoperasikan sistem manual fokus pada kamera DSLR. Pada umumnya, menurut beberapa pengalaman dari para fotografer profesional, biasanya mereka memanfaatkan mode manual fokus ini di saat menemui kendala pada waktu mengunci titik fokus di mana subyek foto hanya berjarak 20 cm di depan lensa. Selain itu, pengetahuan mengenai cara menggunakan manual fokus ini juga sangat bermanfaat saat memotret dalam kondisi yang minim pencahayaan mengingat mode Auto Fokus sendiri sangatlah bergantung pada cahaya yang cukup. Maka dari itu, ketika kondisi itulah waktu yang tepat memanfaatkan mode manual fokus. Nah, untuk langkah-langkah pengoperasiannya, berikut cara menggunakan manual fokus yang bisa kawan coba Menggunakan Manual FokusBerikut di bawah ini DIYKamera bagikan tips mengenai bagaimana cara menggunakan manual fokus yang tepat. Antara lain sebagai berikut Langkah pertama dalam menerapkan cara menggunakan manual fokus, tentunya teman-teman harus menyetel posisi fokus lensa ke posisi M. Di mana, posisi tersebut merupakan mode Manual setelah mode manual dipilih maka hal yang harus dilakukan selanjutnya yaitu memutar ring fokusing. Biasanya, pada lensa kamera DSLR ada dua ring, yaitu salah satunya untuk mengubah zoom sedangkan putaran ring yang lain digunakan untuk menentukan fokusing ring. Untuk mendapatkan bidikan fokus yang tepat, cara menggunakan manual fokus yang harus dilakukan selanjutnya yakni putarlah ring fokusing ke kanan atau ke kiri sabil mata mengintip pada view finder untuk mendapatkan titik fokus yang itu, jangan lupa untuk menggunakan skala jarak. Langkah ini juga cukup penting mengingat lensa memiliki skala jarak untuk membantu fotografer dalam membidik titik fokus. Bahkan, tak jarang juga dalam cara menggunakan manual fokus ini ketika sobat memotret pada kondisi yang gelap skala jarak ini akan sangat membantu kita dalam memprediksi atau memperkirakan di sebelah mana fokusing ring harus mengecek ketajaman hasil bidikan maka teman-teman bisa mengecek di layar LCD. Umumnya, pada saat memotret wajah, sobat harus memeriksa ketajaman di area mata. Zoom daerah mata jika subyek atau yang menjadi model manusia dan ulangi memotret kalau hasilnya belum tajam. Hal ini merupakan cara menggunakan manual fokus yang cukup kita pahami beberapa langkah dalam cara menggunakan manual fokus di atas, tentu saja kawan hanya tinggal mempraktekannya. Pasalnya, belajar manual fokus sangat berbanding lurus dengan jam terbang. Di mana, makin sering dilatih maka dipastikan akan makin cepat pula sobat bisa melakukannya dan hasil bidikan foto yang juga makin akurat. Bahkan, tak sedikit juga para fotografer veteran yang kadang bisa mengunci fokus dengan manual fokus hanya dalam kurun waktu kurang dari satu detik. Tentu, hal tersebut pun bisa sobat lakukan pula jika beberapa langkah dasar penerapan cara menggunakan manual fokus di atas dilakukan dengan benar dan dilatih terus. Selamat mencoba. – Dalam fotografi ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan. Apalagi untuk menjadi seorang fotografer handal dan professional. Salah satu hal yang sangat penting tersebut adalah jenis lensa yang digunakan pada kamera. Bagaimana tidak, lensa diketahui sangat memberikan pengaruh terhadap hasil foto. Daftar Isi Kendati demikian, perlu diketahui bahwa terdapat dua komponen dua pada kamera. Komponen pertama adalah body kamera dan komponen kedua adalah lensa. Kedua komponen tersebut harus ada pada kamera dan saling melengkapi alias tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Apabila salah satu komponen tidak ada maka pastinya fungsi dari kamera tidak berjalan sesuai dengan fungsinya. Tak hanya itu, lensa kamera adalah sebuah komponen berharga kamera yang berperan penting dalam pengaturan cahaya serta kualitas gambar yang dihasilkan. Lensa kamera terdiri dari berbagai macam jenis yang disesuaikan dengan kebutuhan dalam hal pengambilan gambar. Lensa yang sesuai akan menghasilkan gambar yang berkualitas bagus. Begitu pun sebaliknya gambar yang berkualitas pasti dihasilkan dari lensa yang sesuai. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui berbagai macam jenis dari lensa khususnya lensa pada kamera salah satunya adalah lensa manual. Daftar Isi 1Lensa ManualStruktur lensa manualJenis-jenis lensa manualKelebihan dan kekurangan lensa manual1. Kelebihan Lensa Manual2. Kekurangan Lensa Manual Lensa Manual Lensa manual merupakan generasi pertama lensa kamera profesional atau Kamera Single Light Reflector SLR. Lensa manual pada awalnya tujukan untuk kamera analog, dimana sistem pencahayaan dan focusing manual atau dilakukan melalui bantuan mekanik dari tangan manusia tanpa ada motor pembantu. Bukaan pada lensa manusia dilakukan dengan cara memutar knob yang ada pada lensa sehingga diagfragma lensa langsung berubah seearh dengan bukaan yang diberikan, begitupun dengan sistem focusing yang diputar agar menghasilkan gambar yang tajam. Struktur lensa manual Lensa kamera manual memiliki struktur yang berbeda dari lensa kamera lainnya lensa kamera digital. Berikut beberapa struktur yang dimiliki oleh lensa kamera manual Memiliki body lensa atau biasa disebut sebagai badan lensa. Memiliki kaca lensa yang merupakan inti pada lensa kamera. Terdapat cincin fokus, karena untuk menentukan fokus dilakukan secara manual. Terdapat cincin focal length yang berfungsi sebagai penentu jarak focal length. Mempunyai cincin diafragma yang berfungsi untuk menentukan nilai dari diafragma. Rear cap atau biasa disebut sebagai tutup belakang pada lensa kamera. Jenis-jenis lensa manual Disebut sebagai lensa manual karena lensa ini digunakan untuk kamera jenis manual atau SLR. Selain itu, cara kerja dari lensa ini juga dilakukan secara manual mulai dari untuk menentukan titik fokus sampai dengan dalam menentukan diafragma. Ciri utama yang paling mudah diketahui untuk membedakan lensa manual dengan lensa digital adalah bisa dilihat dari body lensa. Pada lensa manual, body-nya terbuat dari besi serta tidak terdapat tombol maupun swit pengganti auto fokus. Seiring dengan berkembangnya teknologi, perkembangan pada kamera juga semakin berkembang. Zaman sekarang diketahui bahwa lensa manual tidak hanya untuk kamera manual saja. Akan tetapi, lensa manual juga dapat digunakan untuk kamera digital namun dengan syarat lensa manual harus dimodifikasi sehingga bisa terpasang pada kamera digital. Jenis-jenis lensa manual berikut ini merupakan jenis lensa manual yang terbaik Leica Noctilux 50 mm f/ Helios 85 mm f/ Nikkor 50 mm f/ Kippon Kogaku 50 mm f/ Zuiko OM 28mm f/ Tokina 17 mm f/ Kelebihan dan kekurangan lensa manual 1. Kelebihan Lensa Manual Harga murah, harga sangat mempengaruhi seseorang untuk membeli lensa kamera. Seperti yang kita ketahui bahwa lensa manual dibaderol dengan harga kurang dari dua juta rupiah dan tak menutup kemungkinan ada juga yang harganya ratusan ribu rupiah saja. Selain itu, lensa manual juga dapat diperoleh dengan membeli yang bekas maupun baru. Diafragma besar, kebanyakan dari lensa manual termasuk ke dalam lensa prime dengan focal length lensa 50 mm f maupun Namun, pada umumnya ada juga lensa manual dengan ukuran 35 mm serta 28 mm yang harganya lebih mahal dibandingkan dengan lensa ukuran 50 mm. Untuk lensa manual yang memiliki diafragma maupun diketahui lebih sering digunakan pada kamera. Bentuk klasik dan kuat, salah satu kelebihan dari lensa manual dibandingkan lensa digital adalah memiliki bentuk klasik dan tak jarang terbuat dari metal atau besi. Selain itu, lensa manual juga memiliki sejumlah tulisan dan angka pada body-nya sehingga kesan manualnya semakin terlihat jelas. Toleransi merk, dengan menggunakan lensa manual maka lensa tersebut dapat dipasangkan dengan berbagai merek kamera. Misalnya lensa Nikon digunakan pada kamera Canon, begitu sebaliknya. Automatis Stabilize, beberapa jenis kamera tertentuk diketahui dilengkapi dengan fitur Anti Shake pada body-nya. Dengan adanya fitur tersebut maka lensa manual yang dipasang telah otomatis terstabilisasi. Hemat Daya dan Energi, dengan menggunakan lensa manual maka secara langsung kamera menghemat energi karena tidak membutuhkan suplai energi untuk auto fokus lantaran digunakan secara manual. Oleh karena itu, baterai kamera lebih tahan lama. 2. Kekurangan Lensa Manual Membutuhkan adapter, beberapa jenis kamera membutuhkan yang namanya adapter sehingga membuat kalian harus mengeluarkan biaya tambahan. Manual focus, artinya dengan menggunakan lensa manual maka pengaturan dan cara kerja lensa diatur secara manual bukan auto focus. Manual mode atau AP/Tav, pada lensa manual model yang bisa dipakai jumlahnya terbatas. Sehingga besar kemungkinan Mode Scene dan lain sebagainya tida dapat digunakan pada lensa manual. Rentan flare hasil foto silau maupun putih berkabut, hal tersebut dikarenakan sifat sensor yang dimiliki oleh lensa manual. Penyebab munculnya flare adalah lantaran pada situasi tertentu pengambilan gambar menentang arah datangnya cahaya matahari.